Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

8 Tindakan curang yang sering terjadi di Fiverr oleh buyer

Source image : Pixabay

Sementara Fiverr adalah platform yang fantastis untuk membeli dan menjual layanan digital, seperti desain grafis, penulisan, pengembangan web, dan banyak lagi, sayangnya, ada beberapa tindakan curang yang terkadang dilakukan oleh pembeli (buyers). Ini termasuk:

1. Menggunakan Layanan Tanpa Membayar

 Beberapa pembeli mencoba memanfaatkan sistem dengan memesan layanan dan kemudian mengajukan klaim palsu atau mencoba untuk menghindari pembayaran dengan alasan yang tidak sah. Ini biasanya terjadi ketika mendadak ingin membatalkan orderan tanpa alasan yang jelas dan masuk akal.

2. Menuntut Revisi Berlebihan

Meskipun revisi biasanya termasuk dalam layanan yang ditawarkan, beberapa pembeli dapat meminta revisi berulang-ulang tanpa alasan yang jelas atau masuk akal, sehingga menghabiskan waktu dan upaya freelancer. Sehingga membuat kita sebagai freelancer pasrah dan menginginkan pembatalan projek, maka orang tersebut mendapatkan layanan yang gratis apalagi mendapatkan source file.

3. Mengunggah Informasi Palsu atau Tidak Jelas

Beberapa pembeli mungkin mengunggah informasi yang tidak akurat atau tidak jelas untuk proyek, sehingga freelancer harus bekerja lebih keras untuk mencari tahu apa yang mereka butuhkan. Sehingga jika ada kesalahan maka kita sebagai freelancer yang akan menanggung akibatnya.

4. Mengancam dengan Ulasan Buruk

Beberapa pembeli dapat menggunakan ancaman ulasan buruk sebagai alat untuk memaksa freelancer untuk memberikan layanan tambahan atau mengikuti permintaan yang tidak masuk akal. Disini mereka mendapatkan layanan tambahan secara gratis dengan cara mengancam kita.

5. Menggunakan Konten Tanpa Izin

Ini terutama berlaku untuk layanan yang melibatkan pembuatan konten seperti tulisan atau desain grafis. Beberapa pembeli mungkin menggunakan konten tanpa izin atau membayar untuk hak penggunaan yang lebih rendah dari yang seharusnya.

6. Menggunakan Identitas Palsu

Beberapa pembeli dapat menggunakan identitas palsu atau informasi pembayaran yang tidak valid, sehingga orderan yang telah dibuat akan tiba-tiba dibatalkan oleh pisah CS Fiverr.

7. Menunda Pembayaran

Ada juga kasus di mana pembeli menunda pembayaran setelah layanan diselesaikan, yang dapat menjadi masalah terutama jika freelancer mengandalkan pendapatan dari proyek-proyek tersebut. Ini biasanya terjadi sebab kita terlena ucapan buyer yang mengatakan akan membayar projek kita ketika projek kita selesai walaupun orderan belum dibuat. Sebisa mungkin hindar buyer yang menyuruh kita untuk mengerjakan projeknya terlebih dahulu, karena ini terindikasi kedalam penipuan.

8. Menggunakan Layanan Tanpa Membaca Deskripsi

Beberapa pembeli mungkin tidak membaca deskripsi lengkap layanan yang mereka beli dan kemudian menuntut hal-hal yang tidak disebutkan dalam deskripsi, mengecewakan freelancer.

Penting untuk dicatat bahwa tindakan seperti ini merupakan pelanggaran kebijakan Fiverr, dan platform ini memiliki sistem perlindungan pembeli dan penjual yang berusaha mengatasi situasi-situasi ini. Freelancer dapat melaporkan tindakan curang kepada tim dukungan Fiverr, dan pembeli yang terbukti melakukan pelanggaran dapat dikenai sanksi, termasuk pembekuan akun.

Saat menggunakan Fiverr, baik sebagai pembeli maupun penjual, penting untuk berkomunikasi dengan jelas, menghormati perjanjian, dan menghindari tindakan curang. Ini akan menciptakan pengalaman yang lebih positif bagi semua pihak yang terlibat.

Rhendrik Rian
Rhendrik Rian Seorang freelancer Designer grafis yang berusah sharing ilmu yang semoga bermanfaat untuk para pengunjung blog saya ini.

Post a Comment for "8 Tindakan curang yang sering terjadi di Fiverr oleh buyer"